Kamis, 11 Juli 2013

Kiat Puasa Sehat untuk Ibu Hamil dan Tips Sehat Sahur & Buka Puasa

Bolehkah ibu hamil berpuasa? Pertanyaan itu sering kali dilontarkan oleh ibu hamil di bulan Ramadhan. Menjalankan ibadah puasa bagi ibu hamil dapat dilakukan, asalkan saja kondisi tubuh dan kesehatan ibu hamil dalam keadaan sehat, sehingga tidak ada kekhawatiran akan efek buruk yang menimpa janin.

puasa sehat ibu hamil
Puasa sehat bagi ibu hamil dan aman bagi janin. Perhatikan terus kondisi kesehatan ;)

Bukan hanya itu, pemenuhan gizi ibu hamil juga harus tetap optimal untuk perkembangan janin, jadi asupan gizi dan nutrisi untuk ibu hamil tetap berjalan, walaupun waktunya berubah. di waktu imsak hingga berbuka, ibu hamil memang berpuasa alias menahan diri dari mengkonsumsi makanan atau minuman seperti biasanya. Namun pada saat berbuka, ibu hamil harus memenuku kebutuhan nutrisi dengan berbagai menu makanan sehat.


Bagi ibu hamil yang ingin menjalankan Ibadah puasa ramadhan, sebaikanya memperhatikan beberapa hal berikut ini :

Kehamilan Harus Normal.
Artinya, Anda dalam kondisi sehat, begitu pula sang janin. Untuk itu, Anda harus memeriksakan diri ke dokter sebelum menjalankan ibadah haji.

Atur Pola Makanan Sehat
Anda akan mendapatkan gizi yang seimbang jika makanan Anda terdiri dari padi-padian atau serelia, sayur atau buah-buahan, serta daging dan sayur. Jika memungkinkan, konsumsi buah-buahan yang paling bermanfaat saat sahur dan buka puasa.

Vitamin dan Mineral
Jangan lupa penuhi kebutuhan nutrisi seperti: asam folat (dari sayuran hijau, hati, daging dan telur), zat besi (dari hati ayam atau sapi, daging, kacang-kacangan atau sayuran berdaun hijau) dan kalsium (dari susu dan produk olahannya, tempe atau tahu, serta berbagai minuman yang difortifikasi dengan kalsium). Ingat, kecukupan vitamin dan mineral sangat penting untuk puasa sehat ibu hamil.

Cegah Dehidrasi dengan memenuhi Kebutuhan Cairan
Jika memang ingin puasa, usahakan untuk minum yang banyak di malam hari.

Jalani Olahraga Ringan, jika memungkinkan
Lakukan olah raga ringan saja. Bukan untuk mengurangi berat badan, tapi untuk memelihara kesehatan dan kebugaran Anda. Kurangi porsi aktivitas yang membutuhkan energi ekstra, misalnya aktivitas di lapangan (kerja) atau pikiran yang berat-berat. Sedapat mungkin hindari stres dan buang jauh kebiasaan/dorongan untuk marah. Pastikan olah raga membuat kondisi tubuh anda bugar.

Hentikan saat Kondisi Kesehatan Menurun
Jika Anda merasa tubuh kurang enak atau tidak nyaman salama berpuasa, sebaiknya hentikan puasa Anda. Segera batalkan puasa jika ibu hamil mengalami:
  • Muntah-muntah lebih dari 3 kali yang dikhawatirkan menyebabkan terjadinya dehidrasi.
  • Mengalami diare yang diikuti rasa mulas dan melili.
  • Mimisan yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah pertanda kondisi tubuh sudah tidak stabi.
  • Lemas, pusing diikuti dengan mata yang berkunang-kunang pertanda hipoglikemia dikhawatirkan janin mengalami kekurangan gizi.
  • Mengalami keringat berlebih khususnya keringat dingin pertanda bahwa tubuh bahwa kondisi fisik ibu hamil sudah tidak kuat lagi untuk berpuasa.
Utamakanlah kesehatan anda dan jangan memaksakan diri untuk berpuasa, karena mungkin bisa berisiko bagi kesehtan Anda maupun janin. Jika perlu periksakan diri Anda ke dokter.

Tips Sehat saat Sahur dan Buka Puasa

Tips Sehat Sahur

  1. Di waktu Sahur, hindari karbohidrat Sederhana (seperti permen dan cokelat), karena akan merangsang produksi hormon insulin untuk membakar guka dalam darah. Jika kadar gula turun, Anda akan lemas, pusing dan perut terasa perih. Oleh karena itu, pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti nasi dan sayur, serta ikan pepes, atau tumis tauge dengan telur rebus. Makanan seperti ini dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Jangan lupa minum susu sebagai sumber protein, mineral dan vitamin.
  2. Pilih makanan yang mengandung protein dan lemak dalam jumlah cukup. Kedua jenis zat gizi ini dapat bertahan lebih lama di pencernaan sehingga memperlambat rasa lapar di siang hari. Sebaiknya ibu hamil banyak mengkonsumsi daging. Daging adalah makanan yang mengandung kalori dan protein sangat tinggi yang bisa disimpan tubuh dalam waktu cukup lama.
  3. Upayakan juga makanan yang kaya vitamin C dan mineral seng (zinc) untuk menjaga vitalitas tubuh. Baca juga : Makanan sehat sumber zinc (seng)
  4. Jangan mengonsumsi makanan manis saat sahur agar tubuh tidak lemas dan cepat merasa lapar akibat insulin shock.
  5. Perbanyaklah meminum air, agar tubuh tidak kekurangan cairan saat berpuasa. Jika memungkinkan, minumlah air sebanyak 2 liter diantara waktu berbuka hingga sahur. Dan ditambah dengan segelas susu hangat. Minum segelas susu setiap sahur bisa mengurangi ancaman anemia bagi ibu hamil.

Tips Sehat Saat Berbuka Puasa

  1. Saat waktu buka puasa tela tiba, awali berbuka dengan memilih makanan sehat yang tidak langsung memberatkan kerja alat penceranaan. Setelah itu, minuman hangat dan manis untuk meningkatkan kadar gula darah, tetapi ibu hamil juga harus tetap membatasi makanan dan minuman yang manis. Hindari minuman dingin karena dapat menurunkan kerja lambung. Konsumsi buah atau olah menjadi jus.
  2. Kemuadian ibu hamil dapat melanjutkan dengan menyantap makanan yang mengandung karbohidrat simpleks sehingga lebih mudah diserap tubuh, seperti kurma, atau santaplah kolak jika menu tersebut adalah favorit anda.
  3. Setelah salat magrib, makanlah dengan porsi lebih besar, tapi jangan langsung kalap. Makan dalam jumlah besar bisa membuat tubuh Anda lemas. Karena itu, makan secukupnya saja. Sehabis salat tarawih, usahakan untuk makan walau hanya sedikit.


Dari berbagai sumber |

Rabu, 10 Juli 2013

Tips Memilih Pisang untuk Dibuat Kolak

pisang kepok untuk kolak
Siap diolah jadi kolak pisang !!!

Menu kolak pisang boleh disebut sebagai salah satu menu nusantara yang sangat digemari. Apalagi di bulan puasa, kolak pisang seakan menjadi primadona saat berbuka puasa. Manis dan segar, itulah rasa dari kolak pisang. Untuk menyempurnakan sajian kolak pisang anda, ada baiknya mengolah pisang yang berkualitas baik. Tips memilik pisang untuk kolak pada artikel kali ini mungkin bermanfaat bagi anda ;)

Diantara berbagai bahan yang bisa diolah menjadi kolak, pisanglah yang paling banyak dimanfaatkan. Rasa pisang yang dasarnya memang manis, dengan tekstur yang lembut, serta pengolahannya yang mudah jadi alasan. selain itu buah pisang tak mengenal musim.

Untuk mengolah pisang menjadi kolak, pilihlah pisang yang masak pohon atau tua agar lebih segar. Karena jika pisang masih muda pasti teksturnya keras sementara itu rasanya juga agak asam. Jenis pisang yang cocok untuk kolak adalah pisang kepok kuning dan pisang tanduk. Diantara keduanya, jenis pisang yang paling enak tentunya pisang kepok kuning. Pisang masak pohon ditandai dengan warna kuning kehijauan yang tidak merata di beberapa bagian pisang.

Saat mengolahnya, kupas pisang dan potong-potong lalu rebus bersama santan dan gula merah yang sudah dididihkan. Tunggu hingga bagian pisang menjadi lunak dan agak bening. Agar kuah kolah tak menjadi kebiruan atau dekil, pakai pisang yang tua. Sebaiknya jangan memakai pisang raja, karena pisang ini mudah sekali luntur getahnya dan membuat kolak agak kebiruan.

Ciri Pisang Kepok yang Berkualitas Baik

Nah, ketahuilah pisang kepok yang baik, ini dia beberapa ciri-cirinya:
    Pisang kepok yang baik
  • Bentuk padat, besar dan bila dingkat lebih berat dibanding Pisang Kepok Putih.
  • Kulit pisang terlihat berbintik-bintik hitam kecil (tidak perlu penuh).
  • Supaya pisang tidak terlalu cepat matang dan lebih tahan lama, pisang dibungkus plastik lalu disimpan dalam Lemari Es.\

Saat memilih pisang, perhatikan baik-baik warna pisangnya, jangan sampai pisang yang anda beli adalah pisang semprotan zat kimia untuk mempercepat masaknya buah pisang. Ciri yang membedakan pisang yang disemprot dengan pisang masak dipohon (matang dipohon) adalah :
  • Pisang matang disemprot warnanya kuning merata dalam satu sisir.
  • Pisang matang dipohon warna kuningnya tudak merata dalam satu tandan (sebagian berwarna kuning sebahagian lainnya masih mentah atau berwarna hijau).

Untuk resep membuat kolak pilihan kami, anda bisa membacanya disini : Resep Kolak Pisang Khas

Selasa, 09 Juli 2013

Tubuh Anda butuh Puasa. Inilah Alasannya

Suatu kesempatan terbaik bisa berjumpa kembali dengan bulan Ramadhan. Umat muslim menjalankan ibadah berpuasa, sudah bukan rahasia lagi bahwa berpuasa itu menyehatkan, bukan hanya semata-mata anjuran agama, namun secara medis atau ilmiah hal tersebut sudah nyata.

puasa sehat
Puasa itu menyehatkan ...

Manfaat Puasa bagi Kesehatan

Menurut The National Academy of Sciences, manfaat puasa bagi kesehatan diantaranya adalah menambah ketahanan tubuh terhadap stres, meningkatkan sensitivitas insulin, mengurangi risiko terkena berbagai penyakit, dan bahkan membuat awet muda dan panjang umur. Berikut adalah beberapa manfaat berpuasa bagi kesehatan kita :
  1. Bagi anda yang ingin menurunkan berat badan. Berpuasa di bulan Ramadhan membantu anda untuk mewujudkannya. Saat uasa lemak yang dibakar lebih banyak karena terjadi perubahan drastis dalam pola asupan kalori sehingga dapat dimanfaatkan sebagai shock therapy bagi metabolisme badan dalam membakar lemak lebih banyak. bagi anda yang menjalankan diet khusus, jalani beberapa tips diet sehat saat berpuasa
  2. Penurunan berat badan dan meningkatnya sensitivitas insulin saat berpuasa akan membantu dalam kontrol terhadap diabetes dan mengurangi tekanan darah. Bagi anda yang menderita diabetes, ada baiknya menjalankan ibadah puasa, namun harus tetap memperhatikan kondisi kesehatan anda. Baca: Puasa Sehat bagi Penderita Diabetes.
  3. Berpuasa di bulan ramadhan berfungsi sebagai proses detoksifikasi atau proses pengurangan kadar racun dari dalam tubuh karena zat racun yang tersimpan lemak akan larut lalu dikeluarkan dari tubuh.
  4. Meningkatkan kondisi mental, kewaspadaan, dan fokus karena beberapa hormon tertentu seperti endorfin mengalami peningkatan dalam darah setelah beberapa hari berpuasa.
  5. Menghentikan atau setidaknya mengurangi berbagai kebiasaan buruk atau pola hidup tidak sehat yang merugikan kesehatan seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, menggunakan narkoba, begadang, dan lain-lain. Jelas sekali menghentikan berbagai kebiasan yang merugikan kesehatan tersebut akan membuat Anda lebih sehat, awet muda, dan panjang umur.
  6. Mengurangi dan mengendalikan nafsu makan yang berlebihan. Saat berbuka puasa, Anda akan menyadari betapa sedikit saja mengonsumsi makanan dan minuman sudah cukup membuat perut kenyang dan memuaskan napsu makan Anda. Hal tersebut akan membuat Anda lebih bijak dalam menentukan seberapa banyak porsi makan Anda termasuk setelah bulan puasa berakhir.
  7. Dengan berpuasa, kita melatih kedisiplinan dalam pola hidup sehat. Memen puasa menjadi ajang melatih diri agar lebih disiplin dalam mengatur waktu makan, tidur, dan beraktivitas. Pengaturan disiplin waktu makan dan kebutuhan untuk beristirahat (tidur) yang cukup agar dapat beraktivitas optimal di keesokan harinya akan membuat pola hidup Anda lebih sehat. Jadi, manfaatkan bulan Ramadhan untuk membuasakan diri dengan pola hidup sehat.
  8. Mencegah berbagai jenis penyakit kardiovaskular terkait kolesterol. Manfaat ini diperoleh karena saat berpuasa terjadi perbaikan profil lipid darah, termasuk penurunan level LDL (kolesterol buruk) sehingga rasionya lebih rendah daripada HDL (kolesterol baik).
  9. Mengalihkan penggunaan glukosa ke lemak sebagai sumber energi secara perlahan sehingga mencegah kerusakan otot. Penggunaan lemak untuk energi akan membantu menurunkan berat badan, mempertahankan massa otot, dan dalam jangka panjang akan mengurangi kadar kolesterol darah.

Dibalik hikmat diperintahkannya umat muslim untuk berpuasa selama sebulan penuh sudah sangat pas. menurut penelitian, puasa lebih dari 30 hari dapat beresiko menimbulkan beberapa masalah kesehatan.


Untuk melengkapi pemahaman mengenai apa saja manfaat Puasa bagi kesehatan secara ilmiah, baca juga : 20 Bukti Ilmiah Manfaat Tersebunyi Puasa Ramadhan



Puasa Sehat bagi Penderita Sakit Maag dan Diabetes

tips puasa sehat bagi penderita sakit maag

Tujuan berpuasa selain ibadah adalah menyehatkan tubuh, kendati kita harus menghindari aneka makanan maupun minuman yang merupakan sumber nutrisi dan energi yang dibutuhkan oleh tubuh. Manfaat sehat tersebut tidak mengecealikan para penderita sakit Maag dan Diabetes.

Menurut dr. Jeffry Tenggara, Sp.PD., internisdi MRCCC Siloam Hospital Semanggi dan Hemato-Oncology residence FKUI-RSCM Jakarta, sebagaimana dikutip dari situs duniafitnes.com, puasa akan menjadi hal yang cukup berat bagi penderita diabetes & sakit maag, namun hal ini juga bukan merupakan suatu halangan untuk berpuasa dengan beberapa catatan tentunya.

Puasa Sehat bagi Penderita Sakit Maag

Untuk penderita sakit maag, sebaiknya anda memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter untuk mengetahui apakah Anda termasuk penderita yang aman atau tidak untuk ikut berpuasa, jangan mengambil resiko yang berbahaya. berpuasa itu memang wajib, namun harus memperhatikan kondisi kesehatan, jika memang sakit, tidak perlu berpuasa akan tetapi digantikan dengan ibadah lain yang sudah ditentukan, misalnya membayar fidyah jika tidak bisa mengganti puasa anda pada waktu lain di luar bulan Ramadhan.

Penderita sakit maag organik tidak disarankan untuk berpuasa. Lain hal bag para penderita sakit maag non organik, anda memang bisa menjalankan ibadah puasa, namun perlu diperhatikan bahwa yang terpenting adalah pengaturan pola makan yang tepat dan penggunaan obat untuk menekan produksi asam lambung. Konsumsi makanan sehat sangat penting.

Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan bagi para penderita sakit maag yang akan berpuasa sebagaimana yang disampaikan dr. Jeffry :

  1. Pada saat berbuka, jangan langsung makan dalam porsi besar. Berbukalah dengan makanan ringan atau buah dalam porsi kecil dan dilanjutkan dengan makanan porsi lengkap setelah selesai sholat maghrib.
  2. Pada saat berbuka puasa dan sahur, konsumsi makanan tinggi serat dan dengan kadar indeks glikemik yang rendah seperti nasi merah dan roti gandum.
  3. Jangan pernah melewatkan makan sahur dan makanlah dengan porsi lengkap. Kebiasaan buruk yang terjadi adalah makan sahur sering terlewat karena ketiduran atau sahur hanya dengan nasi dan mi instan saja. Anda perlu memperhatikan kedisiplinan dalam makan dan kualitas menu makanan. Hindari makan yang berminyak dan berlemak karena justru mempercepat pengosongan lambung dan mudah menjadi cepat lapar.
  4. Hindari makanan yang terlalu manis saat sahur, karena akan memicu hormon insulin berlebihan dan terjadi kondisi hipoglikemi (kadar gula rendah).
  5. Hindari sayuran seperti kubis atau kol karena dapat meningkatkan produksi gas dalam lambung.

Puasa Sehat Bagi Penderita Diabetes

Sementara itu bagi para penderita diabetes, mereka yang sudah termasuk dalam kategori berusia lanjut (diatas 60 tahun) dan atau dengan komplikasi penyakit jantung dan hipertensi juga tidak disarankan berpuasa, namun tidak mutlak dan melihat fakta kondisi fisik dan kesehatannya. Mintalah saran khusus kepada dokter anda.

Bagi diabetisi pengguna obat oral, perlu penyesuaian dosis & waktu minum obat dengan waktu berpuasa. Jika anda memutuskan untuk berpuasa, berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan bagi para penderita diabetes yang akan berpuasa menurut dr. Jeffry :
  1. Tidak boleh melewatkan makan saat berbuka dan sahur dengan alasan apapun. Pola makan saat puasa adalah sama dengan pada saat tidak berpuasa. Makan berlebihan saat berbuka dan melewatkan atau hanya makan sahur sekedarnya berbahaya bagi diabetisi karena bisa menyebabkan peningkatan dan penurunan gula darah secara drastis.
  2. Saat berbuka, konsumsilah karbohidrat kompleks seperti nasi merah dengan banyak serat dari sayuran atau buah kurma (bukan manisan kurma). Jangan mengonsumsi karbohidrat sederhana seperti sirup atau kolak manis untuk mencegah lonjakan gula darah.
  3. Saat sahur, tidak disarankan makan sekadarnya seperti hanya mi instan atau sepiring nasi goreng karena bisa berakibat tidak dapat mempertahankan gula darah saat berpuasa. Namun juga tidak disarankan makan sahur berlebihan karena bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang akan membuat Anda merasa lemas seharian.
  4. Pengaturan obat penurun gula atau insulin. Untuk pengguna obat oral, dosis disesuaikan dengan perubahan pola makan saat puasa. Untuk obat dosis sekali sehari, minumlah saat berbuka dengan dosis yang sama. Untuk obat dosis 2 kali sehari, dosis pertama diminum saat berbuka, lalu setengah dari dosis kedua saat sahur. Untuk obat dosis 3 kali sehari, turunkanlah menjadi 2 kali sehari saat berbuka dan sahur. Bagi pengguna suntikan insulin sekali sehari, suntikkan saat berbuka.Untuk dosis suntikan 2 kali sehari, dosis awal diberikan penuh saat berbuka dan setengah dari dosis kedua saat sahur.


Intinya, kenalilah kondisi kesehatan tubuh anda sebelum menjalankan puasa. Selamat menjalankan ibadah puasa dan semoga Anda semakin sehat!

Resep Kolak Ubi Ungu untuk Takjil Buka Puasa

Pada kesempatan ini, Dapur inspiratif Ika ingin berbagi resep kolak ubi ungu untuk takjil saat buka puasa. Menu buka puasa yang satu ini sangat rekomended deh, selain inovatif karena memanfaatkan bahan umbi ungu, rasanya juga sedap. pas untuk buka puasa.

Resep Kolak Ubi Ungu atau Biji Salak Ungu

Bahan
    resep takjil buka puasa
    Kolak ubi ungu atau biji salak ungu
  • Ubi Ungu 250 gr kukus dan haluskan
  • Tepung Sagu 75 gr
  • Tepung Terigu 25 gr
  • Garam 1 st
  • Gula Merah 150 gr
  • Gula Pasir 50 gr
  • Air 1 liter
  • Daun Pandan 2 lembar
  • Garam 1 st
  • Tepung Maizena 1 sm larutkan dengan 50 ml air

Bahan Saus :
  • Santan 300 ml
  • Garam 1/4 st
  • Daun Pandan 1 lembar

Cara Membuat :
  1. Saus : Campur semua bahan, didihkan lalu angkat.
  2. Biji Salak : Campur ubi, tepung sagu, terigu dan garam lalu aduk rata. Ambil sedikit adonan, bentuk oval kecil.
  3. Didihkan air, gula pasir dan gula merah. Angkat lalu saring.
  4. Rebus lagi air gula, tambahkan daun pandan, garam dan biji salak. Rebus hingga mengapung.
  5. Tuangkan larutan maizena, masak hingga kental dan meletup-letup.
  6. Tuang dalam mangkuk, siram dengan saus. Sajikan !
Selamat berbuka puasa ;)

Minggu, 07 Juli 2013

Menu Buka Puasa Segar : Es Kacang Merah

Berbuka puasa dengan es kacang merah sangat baik. Kacang merah dapat meningkatkan energi karena tinggi kandungan zat besi, di bulan ramadhan, kita butuh asupan energi yang baik untuk menjaga tubuh tetap fit.

Kacang merah mengandung banyak zat besi yang merupakan sumber utama yang diperlukan untuk meningkatkan metabolisme dan energi tubuh. Kacang merah juga membantu sirkulasi oksigen ke seluruh tubuh. Ada baiknya menjadikan kacang merah menjadi menu saat berbuka sebagai takjil, atau diolah sebagai sayur pada saat sahur.

Resep Es Kacang Merah

Bahan-bahan:
resep buka puasa es kacang merah
Buka puasa penuh manfaat dengan Es kacang merah
  • 100 gr kacang merah RRC (kacang adzuki), rendam semalaman, tiriskan
  • 50 gr gula pasir
  • 150 gr jagung manis beku, cairkan
  • 150 gr agar-agar matang warna hijau, potong persegi
  • es serut halus
  • 50 ml susu kental manis
  • 100 ml sirup merah
  • 750 ml air

Cara membuat minuman Es Kacang Merah:
  1. Rebus air dan kacang merah selama 45 menit hingga kacang matang dan air tersisa sedikit.
  2. Tambahkan gula, masak sampai air habis terserap. Angkat dan dinginkan.
  3. Atur kacang merah, jagung manis, dan agar-agar dalam gelas saji. Tambahkan es serut.
  4. Siram atasnya dengan susu kental manis dan sirup merah. Sajikan.

Tips Es kacang merah:

Jangan sekali-sekali merebus kacang merah berbarengan dengan gula pasir. Sebab kacang tidak mau empuk, meski direbus beberapa jam tetap keras. Anda dapat berkreasi dengan menu es kacang merah ini, bisa ditambahkan dengan aneka bahan segar lainnya. Misalnya mengganti jagung manis dengan durian atau tape singkong, dll ;)

Resep Buka Puasa: Membuat Brownis Panggang / Kukus

Berbuka puasa memang nikmat dengan es buah segar atau aneka puding favorit. Segar sekali rasanya dan biasanya menu es untuk buka puasa seperti ini memang tidak membosankan. Namun, kita perlu lebih kreatif dalam mempersiapkan menu pendampingnya seperti gorengan, cake atau cookies.

Anak-anak biasanya lebih suka sama coklat kan bunda, jadi mengapa tidak membuat brownies sebagai pendambing es buah ketika buka puasa. Nih resep brownies untuk berbuka puasa yang harus dicoba. happy cooking!!

Bahan yang dibutuhkan:
resep buka puasa brownis
Brownis yang empuk, lembut dan nikmat ;)
  • 300 g cokelat masak pekat
  • 300 g mentega tawar
  • 1/8 sdt garam
  • 6 butir telur ayam
  • 250 g gula pasir
  • 200 ml susu cair

Bahan di atas diayak bersama:
  • 200 g tepung terigu
  • 1 sdt baking powder
  • 75 g cokelat bubuk

Lapisan cokelat, tim hingga meleleh:
  • 250 g cokelat masak pekat
  • 125 ml krim kental / heavycream

Cara membuat brownis panggang:

  1. Siapkan 2 buah loyang persegi berukuran 15x30x3 cm yang sudah diolesi mentega dan ditaburi terigu. Sisihkan.
  2. Campur cokelat dan mentega. Tim hingga meleleh. Angkat. Bubuhi garam. Aduk rata. Sisihkan.
  3. Kocok telur bersama gula pasir menggunakan mixer hingga mengembang. Masukkan cokelat leleh dan susu sambil diaduk rata.
  4. Tambahkan terigu secara bertahap sambil diaduk-lipat menggunakan spatula karet hingga rata. Tuang adonan ke dalam loyang. Ratakan.
  5. Masukkan loyang berisi adonan brownies ke dalam loyang yang lebih besar. Tuang air mendidih hingga setengah tinggi loyang brownies (teknik au bain marie).
  6. Memanggang: Panggang dalam oven panas bersuhu 180° C hingga matang (± 30 menit). Angkat.
  7. Setelah adonan tidak panas, keluarkan dari loyang. Olesi bahan lapisan cokelat pada satu permukaan kue, ratakan. Tumpuk dengan kue yang kedua sambil ditekan agar menempel, rapikan.
  8. Potong-potong kue, siap disajikan. 
Mudah kan bunda. Jadi jangan ragu lagi untuk memasukkan brownies sebagai menu pendamping buka puasa bunda agar buka puasanya lebih manis dan menyenangkan. Selamat berbuka puasa!!