Senin, 24 Februari 2014

Ibu Hamil Alergi Susu? Begini Cara Penuhi Kebutuhan Gizinya

Kebutuhan nutrisi saat ibu mengandung memang memegang peranan sangat penting untuk perkembangan bayi. Salah satunya yakni dengan menambah kelengkapan gizi ibu dari susu khusus untuk ibu hamil. Namun, tak jarang ada beberapa wanita yang alergi terhadap susu.

Menurut dr. Febriansyah Darus, SpOG(K), pada dasarnya kandungan susu ibu hamil memang berbeda dengan jenis susu lainnya sebab ada beberapa nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil yang komposisinya lebih banyak. Misalnya saja asam folat, vitamin D, dan zat besi.

"Tapi kalau si ibunya lactose intolerance, dia nggak bisa minum susu ya cara paling tepat adalah benar-benar memenuhi kebutuhan nutrisinya dan memastikan jangan sampai malnutrisi," papar pria yang akrab disapa dr Febri ini.

Hal itu ia sampaikan di sela-sela 'Lactamil Baby Shower: Siapkan Nutrisi Serta Dukungan Tepat Sejak Persiapan Kehamilan' di Rumah Imam Bonjol, Jl. Imam Bonjol No. 66, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (24/2/2014).

Jika ada ibu hamil yang berinisiatif mengganti susu ibu hamil dengan susu kedelai, dr Febri tidak menyarankan hal itu. Memang di susu kedelai ada kandungan asam folat, zat besi dan mikronutrien lain tapi jumlahnya sangat sedikit dibandingkan susu ibu hamil.

"Selain itu juga ada beberapa penelitian yang mengklaim bahwa rutin mengonsumsi susu kedelai saat hamil, kalau si ibu mengandung anak laki-laki nanti bisa terjadi mutasi gen karena kedelai tinggi kandungan estrogennya," tambah dr Febri.

Hal terpenting menurut dr Febri, untuk memenuhi kebutuhan gizi selama hamil tidak dengan menambah jumlah makanan dalam porsi besar tapi justru menambah beragam makanan demi terpenuhinya seluruh nutrisi yang dibutuhkan agar bayi bisa lahir sehat dan selamat.

"Susu ibu hamil bukanlah satu-satunya asupan yang wajib dikonsumsi wanita hamil karena susu itu sifatnya sebagai pelengkap saja. Jika tidak bisa minum susu (khusus ibu hamil) ya pastikan makanan yang dikonsumsi sudah memenuhi nutrisi yang dibutuhkan, rutin olahraga, dan jalani pola hidup sehat misalnya jauhi daerah asap rokok," pungkas dr Febri.

 From: health.detik.com

Sabtu, 22 Februari 2014

Hanya dengan Berjalan-Jalan, Otak Bisa Berkembang Lho


Mendengar frasa berjalan-jalan, akan terlintas imaji udara segar atau pemandangan yang elok. Tapi manfaat jalan-jalan tak sebatas menyegarkan pikiran saja. Menurut sebuah studi, berjalan-jalan juga dapat membuat otak tumbuh berkembang.

Peneliti menemukan bahwa berjalan-jalan tiga kali dalam satu minggu dapat meningkatkan kapasitas hipokampus, bagian otak besar yang berhubungan dengan kemampuan menyimpan memori. Bagian tersebut merupakan bagian yang pertama kali diserang ketika Alzheimer mendera.

Dalam studi itu, para peneliti meminta 120 pria dan wanita berusia 55 hingga 80 tahun untuk melakukan jalan cepat selama 40 menit sebanyak tiga kali dalam satu minggu. Setelah satu tahun, dilakukan pemindaian pada otak para partisipan.

Normalnya, otak akan semakin menyusut seiring pertambahan usia. Namun hasil pindai menunjukkan pertumbuhan pada sel otak partisipan hingga 2%. Demikian informasi yang diperoleh American Association for the Advancement of Science dalam sebuah konferensi tahunan.

Ilmuwan menjelaskan, pertumbuhan itu memudakan usia otak hingga dua tahun. Tentu saja, itu dianggap sebagai sebuah perkembangan yang menakjubkan. Namun sebaliknya, kelompok lain yang diminta melakukan serangkaian latihan peregangan sederhana selama satu tahun penuh memiliki hipokampus yang menyusut sekitar 1,5 persen. 

"Anda tidak memerlukan aktivitas fisik berat yang gencar untuk mendapatkan efek tersebut. Jumlah (perkembangan) itu mungkin terdengar sedikit, tetapi itu seperti mengembalikan usia waktu otak hingga beberapa tahun," ungkap pimpinan penelitian, Dr Kirk Erickson, dari Universitas Pittsburgh.

Ia menjelaskan bahwa olahraga mungkin bukan senjata ampuh untuk memerangi demensia, tetapi olahraga merupakan cara terbaik untuk memelihara ketajaman pikiran. Sayang, banyak orang yang malas bergerak atau berolahraga.
  
"Mayoritas populasi kita masih sangat lembam dan sangat sulit membangkitkan mereka untuk bergerak. Kami tidak melatih para lansia untuk lari maraton. Kami hanya ingin mereka bangkit dan melakukan olahraga ringan beberapa kali dalam satu minggu, dan melihat efek menakjubkan beberapa bulan kemudian. " ungkapnya dalam sebuah konferensi di Chicago.

Ia juga mengungkap bahwa otak masih bisa berubah ketika seseorang telah dewasa. Meski terjadi penyusutan dan penurunan kemampuan kognitif, hal tersebut tidak mustahil bisa terelakkan. Dan olahraga adalah cara terbaik untuk meningkatkan kesehatan, kemampuan kognitif, serta kognisi otak. Memadukan aktivitas fisik dengan pelatihan mental seperti menyelesaikan puzzle juga sama baiknya.

Masih muda dan merasa tak perlu melakukan aktivitas itu? Jangan Salah. Tidak ada kata terlalu dini untuk mulai melakukan olahraga fisik maupun mental. Semakin dini upaya itu dilakukan, semakin prima kondisi otak. Demikian ungkap Elizabeth Stine-Morrow, profesor psikologi Universitas Illinois. 

"Semakin dini Anda mengubah kebiasaan sehari-hari, semakin baik kondisi Anda. Dan dengan cara yang sama, tidak ada kata terlalu terlambat," paparnya.

Satu hal yang patut dipertimbangkan ialah memilih aktivitas yang disukai, atau melakukan aktivitas bersama orang yang disukai. Pasalnya beberapa aktivitas sama-sama dapat meningkatkan kondisi otak, hanya saja dengan cara yang berbeda.

"Anda harus melakukan sesuatu yang digemari. Pastikan Anda melakukan sesuatu yang terasa menyenangkan, dan itu akan membantu Anda menjaga rutinitas," pungkasnya sebagaimana dikutip dari Daily Mail, Sabtu (22/2/2014).


From: health.detik.com

Jumat, 21 Februari 2014

OS Windows 8 Telah Terjual Sebanyak 200 Juta Perangkat Lunak

Microsoft kini telah menjual lebih 200 juta perangkat lunak Windows 8 dimana mereka berhasil menjual 100 juta unit untuk periode 6 bulan pertama setelah peluncurannya.


Proses penjualan ubagi perangkat lunak Windows 8 ini sedikit lebih lambat dari versi Windows sebelumnya yaitu Windows 7. Microsoft hanya mengambil satu tahun untuk menjual 240 juta perangkat lunak Windows 7 tetapi memakan waktu lebih setahun untuk menjual 200 juta perangkat lunak Windows 8.
"Kami sekarang telah berhasil menjual lebih 200 juta perangkat lunak Windows 8, dan itu satu hal yang sangat menakjubkan", kata Wakil Presiden Eksekutif Pemasaran Microsoft, Tami Reller.

Penjualan untuk Windows 8 agak lambat jika dibandingkan dengan pendahulunya Windows 7, disebabkan pasar untuk PC dan Tablet yang menggunakan Windows 8 semakin kurang mendapat sambutan pembeli.
Microsoft kini sedang dalam proses mengembangkan Windows 9 yang diperkirakan akan diperkenalkan pada bulan April 2015 nanti.

Kamis, 20 Februari 2014

Samsung Luncurkan Ponsel Canggih, Galaxy Core LTE

Samsung telah memperkenalkan satu lagi smartphone terbaru yaitu Samsung Galaxy Core LTE. Galaxy Core versi LTE ini dirancang untuk memberikan performa yang tinggi bagi pengguna produk fendor asal Korea Selatan ini, dan versi ini merupakan upgrade dari versi Galaxy Core sebelumnya.

Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy Core LTE
Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy Core LTE

Dilihat dari segi spesifikasi, Galaxy Core LTE dilengkapi dengan layar berukuran 4.5 inci QHD dengan resolusi 540 x 960. Menggunakan prosesor dual core 1,2 Ghz, RAM 1GB, NFC, memori 8GB dan tak hanya itu, memori external pun bisa mencampai 64GB.

Galaxy Core LTE ini menggunakan sistem operasi Android Jelly Bean 4.2.2 dan dilengkapi dengan baterai berkapasti 2.100 maH. Kamera utamanya 5 megapiksel disertai dengan flash em dan kamera ditambah kamera VGA pada bagian depan ponsel ini.
Samsung Galaxy Core LTE akan diluncurkan di Eropa dan beberapa negara Asia terpilih dan memiliki dua pilihan warna yaitu hitam dan putih.

Rabu, 19 Februari 2014

Amankah Potong Bagian Makanan Berjamur?


Tumbuhnya jamur pada makanan yang disimpan dalam waktu yang relatif lama seringkali tak dapat dihindari. Meskipun diketahui jamur dapat merusak makanan dan membahayakan tubuh, namun bagaimana jika jamur hanya tumbuh di sedikit bagian makanan? Amankah untuk memotong bagian makanan yang berjamur dan tetap memakannya?

Menurut Tom Ross, profesor mikrobiologi makanan dari Food Safety Centre, School of Agricultural Science, University of Tasmania, memotong bagian yang berjamur dari makanan tetap saja tidak menjadikan makanan aman untuk dimakan. Pasalnya, sejumlah jamur memproduksi dan mengeluarkan racun yang disebut mikotoksin ke dalam makanan yang berpotensi menyebabkan penyakit. "Maka, memotong bagian yang berjamur saja tidak membuat makanan lebih aman," tegas Ross.

Sebagian makanan berjamur perlu dibuang seutuhnya, meskipun ada pula yang tidak membahayakan kesehatan. Ini berlaku khususnya untuk bagi keju cheddar. Jamur ada juga yang berupa ragi untuk membuat roti, mengkonversi gula menjadi alkohol. Ini artinya jamur termasuk heterotrof yang tidak dapat membuat makanannya sendiri, tidak seperti tumbuhan. Sebaliknya, jamur mendegradasi molekul organik kompleks di lingkungannya untuk menjadi molekul yang lebih kecil sehingga dapat diserap dan menghasilkan energi baginya.

Jamur dapat hidup pada makanan dan membusukkannya. Jenis-jenis yang umumnya tumbuh pada makanan antara lain Penicillium, Aspergillus, dan pada buah, Botrytis. Biasanya, gejala dari keracunan dari makanan yang berjamur tidak langsung terjadi sesaat setelah mengonsumsinya. Paparan yang terus menerus meningkatkan kemungkinan munculnya penyakit seperti kerusakan ginjal, hati, dan sistem imun, sehingga meningkatkan risiko kanker dan penyakit saraf.

Tidak semua jamur pada makanan dapat memproduksi mikotoksin atau memproduksi racun tersebut dalam jumlah yang membahayakan. Namun tanpa analisis melalui mikroskop dan laboratorium, sulit untuk membedakan jamur yang berbahaya atau yang tidak. Karena risiko tersebut, maka Ross menyarankan untuk tidak mengambil risiko dengan memakan makanan yang sudah berjamur.


From: health.kompas.com

Senin, 17 Februari 2014

Kurangi Risiko Penyakit Jantung dengan Diet Warna-warni


Diet yang kaya akan buah-buahan dan sayuran secara signifikan dapat mengurangi risiko seseorang untuk terkena penyakit jantung, stroke, diabetes, dan kanker. Nah, agar tak terlihat monoton dan membosankan, yuk terapkan diet warna-warni berikut.

Salah seorang ahli gizi sekaligus penulis buku"Eating in Color”: Delicious, Delicious Recipes for Your and Your Family", Frances Largeman-Rothhas, membuat sebuah strategi baru untuk meningkatkan konsumsi buah, sayuran, dan biji-bijian dalam diet dengan cara memberikan nuansa warna-warni di piring. 

Di dalam bukunya tersebut ia menjelaskan cara menggunakan warna sebagai panduan makan sehat untuk jantung, tanpa harus rumit menghitung kandungan karbohidrat, kalori, atau mengelompokkan makanan.

"Konsep saya hanya menambahkan lebih banyak warna pada menu setiap kali makan. Dari perspektif saya itu adalah cara yang sangat menyenangkan untuk makan," papar Largeman-Rothhas, seperti dikutip dari News Max Health, Senin (17/2/2014). Berikut penerapan diet warna-warni ala Largeman-Rothhas:

1. Merah

Buah-buahan dan sayuran yang termasuk dalam lingkup warna ini di antaranya tomat, paprika, raspberry, stroberi, semangka, lobak, bit, buah delima, ceri, cranberry, apel merah, dan bawang merah. Semuanya mengandung kadar tinggi vitamin C, kalium, dan serat, yang merupakan nutrisi penting yang meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan kolesterol jahat, menjaga tekanan darah normal, dan melawan kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas di seluruh tubuh. 

2. Jingga dan kuning

Termasuk di dalamnya berupa aprikot, labu, paprika kuning, ubi jalar, mangga, persik, melon, wortel, dan jeruk. Semua jenis makanan ini kaya akan beta-karoten, yang diubah menjadi vitamin A dalam tubuh dan penting untuk sistem kekebalan tubuh dan sistem reproduksi yang sehat.

Buah-buahan dan sayuran kaya antioksidan lainnya termasuk bit kuning, belimbing, buah ara kuning, lemon, dan paprika, yang juga baik untuk jantung dan telah ditemukan mampu membantu memerangi penyakit kronis lainnya termasuk kanker. 

3. Biru dan keunguan

Buah-buahan dan sayuran yang termasuk di dalamnya seperti blueberry, blackberry, terung, plum, kubis, plum, buah ara, kentang ungu, anggur, dan wortel ungu, yang mengandung tinggi anthocyanin. Zat ini mampu melawan peradangan, mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker, serta meningkatkan memori dan kekuatan otak. 

4. Hitam dan kecokelatan

Tak selalu pertanda 'gelap', buah-buahan dan sayuran berwarna hitam dan kecokelatan seperti biji-bijian, kacang-kacangan, jamur, buah zaitun, cokelat, quinoa, beras cokelat, kaya akan serat dan antioksidan, sehingga turut mengurangi risiko diabetes dan penyakit jantung.

5. Hijau

Banyak buah-buahan dan sayuran yang termasuk dalam lingkup warna ini, di antaranya kiwi, alpukat, brokoli, bayam, mentimun, kangkung, adas, kubis, asparagus, sawi, dan selada. Semuanya kaya akan serat, zat besi, dan vitamin B-folat. Bonus tambahannya adalah buah dan sayur dalam lingkup warna ini bebas lemak dan sangat rendah kalori.

"Anda tidak harus memasukkan semua warna seperti pelangi setiap kali makan, tapi lebih seperti apakah saya sudah makan makanan jingga atau merah hari ini?" ungkap Largeman-Rothhas.


From: health.detik.com

Minggu, 16 Februari 2014

Rumah Dipenuhi Abu Vulkanik? Begini Caranya Membersihkannya


Erupsi Gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur, membuat sejumlah wilayah di sekitarnya diselimuti abu vulkanik. Nah, jika rumah Anda turut disusupi abu vulkanik, segera bersihkan sebelum abu tersebut menimbulkan gangguan kesehatan.

Secara umum, seluruh permukaan harus disedot(vacummed) untuk menghilangkan sebanyak mungkin abu yang menempel, misal pada karpet, perabotan rumah tangga, peralatan kantor dan lain sebagainya. Penyedot debu (vacuum cleaner) yang mudah dibawa (portable) dengan sistem pemfilteran tinggi sangatlah dianjurkan untuk digunakan.

Tingkat keparahan intrusi abu ke dalam rumah atau bangunan tergantung pada pintu, jendela, ventilasi. Diperlukan kontrol terhadap perpindahan abu dari luar ruangan ke dalam ruangan melalui baju dan sepatu. Perawatan juga harus dilakukan untuk menghidari kontaminasi lebih lanjut selama pengosongan, pembersihan, serta perawatan peralatan vacuum cleaner.

Di daerah beriklim panas seperti Indonesia, di mana jendela selalu terbuka, pembersihan abu diperlukan beberapa kali dalam sehari. Pembersihan di dalam ruangan hanya boleh dilakukan jika pembersihan di luar ruangan sudah selesai.

Berikut hal-hal yang perlu dilakukan saat membersihkan abu vulkanik yang ada di ruangan, seperti dikutip dari situs International Volcanic Health Hazard Network (IVHHN), Minggu (16/2/2014):

1. Bersihkanlah rumah Anda ketika area di luar rumah sudah dibersihkan. Diperlukan koordinasi yang baik antara instansi terkait dengan masyarakat.

2. Jangan lupa memakai masker sebelum membersihkan abu. Jika Anda tidak punya masker, gunakan kain yang telah dibasahi.

3. Pastikan ventilasi yang baik dengan membuka semua pintu dan jendela sebelum Anda mulai membersihkan.

4. Hanya gunakan satu pintu masuk untuk menghindari kontaminasi abu pada area yang sudah dibersihkan. Jangan gunakan sikat penyapu lantai untuk membersihkan debu, karena partikel debu dapat melayang lagi ke udara. Jangan membersihkan dengan meniup dengan kompresi udara karena akan membuat abu melayang lagi ke udara. Jangan gunakan fan atau pengering pakaian listrik yang mungkin membuat abu melayang lagi ke udara.

5. Gunakan metode pembersihan efektif, seperti mencuci dengan air dan deterjen. Teknik pembersihan dengan menggunakan kain lembab dan penyedot debu (vacuum cleaner) sangat dianjurkan. Setelah disedot, karpet dan beberapa kain rumah tangga (tirai, seprai, korden, dan lainnya) dapat dibersihkan dengan mencucinya menggunakan deterjen. Hindari menggosok berlebihan, karena partikel abu tajam dapat memotong serat tekstil.

6. Kaca, porselen, enamel dan permukaan akrilik dapat tergores jika dibersihkan terlalu keras. Gunakan kain maupun spons yang telah dibasahi menggunakan air dan deterjen untuk menghilangkan abu dengan cara dioleskan, jangan ditekan.

7. Menggosok abu pada permukaan kayu yang dipelitur (mengkilap) akan membuatnya pudar dan suram. Teknik yang lebih efisien ialah dengan menyedot debu terlebih dahulu, baru kemudian dihapus dengan kain basah.

8. Kain yang terkena abu harus dibilas di bawah air yang mengalir dan dicuci secara hati-hati.

9. Mencuci pakaian kotor karena abu akan membutuhkan banyak sekali deterjen. Oleh karena itu, cucilah pakaian dalam kuantitas kecil namun gunakan air yang cukup, agar kotoran dapat hilang. Bersihkanlah terlebih dahulu pakaian dari abu yang menempel.

10. Lembabkan terlebih dahulu abu yang menempel pada lantai dan masukkan dalam kantong. Hal ini dilakukan untuk menghindari penyapuan abu kering.

11. Gunakan kain pel basah untuk membersihkan lantai.

12. Bersihkan komputer, TV, radio dan pealatan  elektronik dengan menggunakan penyedot debu (vacuum cleaner) atau kompresor. Matikanlah suplai listrik sebelum melakukan perawatan terhadap barang-barang elektronik.

13. Beberapa bulan setelah hujan abu, filter harus diganti sesering mungkin. Perawatan terhadap air conditioner (AC) dan filter harus dilakukan dengan secara terus-menerus. Bersihkanlah kulkas, kompor, terutama pada bagian saluran udara.

14. Usahakan agar anak-anak selalu berada di dalam ruangan dan hindari bermain di ruangan berdebu.

15. Jaga hewan peliharaan tetap di dalam ruangan. Setelah keluar ruangan, bersihkan tubuh hewan peliharaan sebelum memasuki rumah.

From: www.health.detik.com